Cara Sederhana Membuktikan bahwa Allah SWT adalah Satu – Satunya Tuhan Semesta Alam


Masuk kuliah dan memelajari filsafat dan berbagai dialektika pemikiran bisa bikin orang yang nggak punya pendamping jadi tersesat. Kita bisa berpikir liar yang akhirnya malah nggak bagus. Salah satu hal terparah adalah memertanyakan kebenaran agama.

Ini ada cara sederhana dalam menjawab pertanyaan “Kenapa kamu mempercayai bahwa Allah adalah satu – satunya Tuhan?”

Pikir:

1. Langkah pertama:

Aku lihat manusia semua memiliki penampakan yang serupa, walaupun ada sejumlah perbedaan. Tetapi secara umum kita sama: satu hidung, dua mata, satu mulut, dan lain – lain berbentuk serupa walaupun tidak benar – benar sama. Itu berarti hanya ada satu Tuhan, satu Tuhan untuk memutuskan bagaimana bentuk manusia yang ideal.

2. Langkah kedua:

Mari kita ambil satu contoh. Bagaimana proses pembentukan janin di dalam rahim seorang perempuan? Sudah ada penjelasan secara sederhana di Al Quran

Al Hajj 5

  1. Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. (TQS. Al Hajj: 5)

Al Mu'minuun 12-15

  1. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
  2. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
  3. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
  4. Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.

(TQS. Al Mu’minuun: 12 – 15)

Lalu, zaman terus berkembang, dan dunia kedokteran pun sudah mengungkap bagaimana proses perkembangan janin di dalam rahim seorang perempuan—walaupun dengan bahasa yang berbeda. Klik di sini.

Kemudian, kurang bukti apa lagi? Masih banyak bukti. Pikir aja: yang kita tahu adalah Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW oleh Allah SWT melalui perantara Malaikat Jibril. Kalau memang Al Quran adalah karangan Nabi Muhammad, bagaimana beliau bisa mengetahui hal seperti proses pembentukan janin? Di zaman Nabi Muhammad hidup, teknologi belum secanggih sekarang. Sama sekali nggak mungkin kalau Nabi Muhammad meneliti proses pembentukan janin sendiri. Jadi, pastinya ada satu pihak, satu Dzat yang mengetahui semuanya dengan sebenar – benarnya, yang pastinya Dzat itulah Sang Pencipta, Tuhan semesta alam. Dialah Allah SWT.

One thought on “Cara Sederhana Membuktikan bahwa Allah SWT adalah Satu – Satunya Tuhan Semesta Alam

  1. Pingback: Tips Menghadapi Teman dari Negara Lain | Jirayuri

Terimakasih. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s